Inovasi Berkelanjutan dalam Pembinaan UMKM Pesona Plastik di Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali

Desa Batubulan, yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali, telah menjadi pusat inovasi dan pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui proyek yang mengesankan, yaitu Pembinaan UMKM Pesona PlastiK di Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali: Pengembangan Produk Desain dari Limbah Plastik dengan Pemanfaatan Teknologi dan Strategi Manajemen Bisnis Berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan hibah dari Program Pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berbasis Kemitraan Tahun 2023 dari Kemendikbudristek yang telah dimenangkan oleh Tim Dosen dan mahasiswa dari berbagai lintas keilmuan IDB Bali lewat seleksi yang sangat ketat. Tim Dosen terdiri dari Ibu Ni Komang Prasiani, SE., MM., Dr. Ni Kadek Suryani, SE., S.I.Kom., MM., Dr. Ni Made Emmi Nutrisia Dewi, ST., MT., Ni Putu Emilika Budi Lestari, S.Kom., M.Sn., ACP, dan Sri Utami, S.Sn., M.Sn. Selanjutnya, mahasiswa terdiri dari I Wayan Bimaskaran Artana, I Dewa Gede Dharma Kinandana, Giovanni Rachmat Utama, dan Ni Putu Anggita Okta Pramesti.

Tim pelaksana kegiatan IDB Bali ini telah memenangkan hibah sebesar Rp. 226.776.000,- yang dikemas dalam kegitan pendampingan dan sumbangan peralatan untuk kebutuhan produksi UMKM. Tim pelaksanan selanjutnya mendampingi UMKM Pesona Plastik yang beralamat di Br. Tubuh Desa Batubulan Kab. Gianyar selama rentang waktu 3 Nopember sampai 9 Desember 2023.UMKM Pesona Plastik dibawah pengelolaan I Dewa Agung Satriawan, bergerak dalam bidang pengolahan limbah plastik menjadi produk interior seperti: meja, kotak tisu, jam dinding, cup holder, kursi, table lamp, rak sepatu, dan varian dekorasi lainnya.

Program pendampingan ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi produk desain yang dibuat dari limbah plastik dengan memanfaatkan teknologi dan menerapkan strategi manajemen bisnis berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya memberdayakan UMKM lokal tetapi juga mengatasi masalah limbah plastik yang menjadi perhatian global. untuk menciptakan nilai tambah dari limbah plastik dengan mengembangkan produk desain yang menarik dan bermanfaat. UMKM ini dilatih juga untuk mengidentifikasi peluang dalam mengolah limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Melalui kreativitas dan keahlian, mereka menghasilkan berbagai barang konsumen dan seni yang ramah lingkungan.

Pendampingan UMKM tidak hanya berfokus pada aspek teknis produksi, tetapi juga menekankan pentingnya strategi manajemen bisnis berkelanjutan. Pelaku UMKM dilibatkan dalam pelatihan yang melibatkan prinsip-prinsip manajemen berkelanjutan, termasuk praktik keuangan yang bertanggung jawab dan pemasaran yang berorientasi pada nilai-nilai berkelanjutan. Ini membantu mereka membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga ramah lingkungan dan beretika.

Pembinaan UMKM Pesona PlastiK tidak hanya memberikan manfaat ekonomi langsung bagi UMKM lokal tetapi juga memberikan dampak positif pada lingkungan. Dengan mengurangi jumlah limbah plastik yang mencemari lingkungan, program ini mendukung upaya pelestarian alam dan keberlanjutan ekologis. Selain itu, meningkatnya kualitas hidup para pelaku UMKM dan peningkatan kesadaran akan masalah lingkungan di kalangan masyarakat setempat.

Secara keseluruhan pencapaian tujuan pendampingan difokuskan dalam 7 jenis workshop untuk UMKM Pesona Plastik, yaitu (1). Pelatihan Desain Produk Aksesoris dan Mode, (2). Pelatihan Integrasi Website, (3). Pelatihan Digital Marketing dan Sosial Media Marketing, (4). Pelatihan Desain Produk Interior, (5). Pelatihan Desain Kemasan, (6). Pelatihan Desain Layout dan Penataan Ruang, dan (7) Pelatihan Manajemen Kewirausahaan dan Pengelolaan Keuangan bagi UMKM, PKK, dan Muda Mudi di Banjar Tubuh Desa Batubulan.

Teknologi juga memainkan peran kunci dalam transformasi limbah plastik menjadi produk bernilai tinggi. UMKM Pesona PlastiK menggunakan peralatan dan mesin modern untuk mendaur ulang limbah plastik, mengubahnya menjadi bahan baku berkualitas tinggi untuk produk desain. Pemanfaatan teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi proses produksi tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Tim Pendamping IDB Bali selaku pelaksana kegiatan telah membantu 5 unit peralatan untuk kebutuhan produksi UMKM Pesona Plastik, diantaranya (1). 1 unit Mesin laser cutting dan grafir (2). 1 unit meja serut (3). 1 unit mesin Press Pastik, (4) 1 unit Mesin Pencacah Plastik (5). 1 unit Oven Gass. Di samping sejumlah perangkat keras tersebut, perangkat lunak berupa Website juga dikembangkan untuk kebutuhan promosi dan branding UMKM ini. Pembinaan UMKM Pesona PlastiK di Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali, merupakan contoh nyata inovasi berkelanjutan yang dapat mengatasi tantangan ekonomi dan lingkungan. Melalui kombinasi pengembangan produk desain dari limbah plastik, pemanfaatan teknologi, dan strategi manajemen bisnis berkelanjutan, program ini menjadi model bagi pembinaan UMKM di seluruh dunia yang ingin memanfaatkan potensi limbah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.